Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UIN STS Jambi Laksanakan Kuliah Lapangan ke KPU dan Bawaslu Provinsi Jambi

Jambi, Juni 2025 — Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melaksanakan dua kegiatan kuliah lapangan yang berbeda waktu dan tempat dalam rangka pendalaman mata kuliah Pengantar Ilmu Politik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan secara langsung kelembagaan pemilu kepada mahasiswa serta memperluas wawasan mereka dalam memahami sistem demokrasi di Indonesia.

Kegiatan pertama dilaksanakan pada Jumat, 13 Juni 2025, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi. Kuliah lapangan ini diikuti oleh mahasiswa semester 2 kelas 2D dan didampingi langsung oleh dosen pengampu, Nisaul Fadillah, M.Si., Ph.D. Rombongan disambut hangat oleh para anggota KPU Provinsi Jambi, di antaranya Edison, S.E., M.E. (Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM), Fahrul Rozi, S.Sos (Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi), serta Suparmin, S.H., M.H. (Divisi Hukum).

Dalam sesi pemaparan, Edison menjelaskan berbagai kegiatan KPU serta pentingnya mahasiswa berperan aktif dalam memahami proses demokrasi. Fahrul Rozi menyampaikan secara rinci tahapan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), sedangkan Suparmin mendorong mahasiswa untuk mengambil peran langsung sebagai penyelenggara ad hoc seperti PPK, PPS, maupun KPPS. Ia juga membuka peluang bagi mahasiswa UIN STS Jambi untuk melakukan magang atau penelitian di KPU.

Kegiatan kedua dilaksanakan pada Senin, 23 Juni 2025, di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi. Kuliah lapangan ini juga diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Semester 2 Kelas 2C dan kembali didampingi oleh Nisaul Fadillah. Kehadiran rombongan disambut oleh anggota Bawaslu Rofiqoh Pebrianti dan staf sekretariat Shella Novelina.

Rofiqoh memaparkan peran, fungsi, serta tantangan kelembagaan Bawaslu dalam menjaga integritas demokrasi, mulai dari pengawasan pemilu, praktik politik uang, isu pencalonan mantan koruptor, hingga ketimpangan gender dalam politik. Mahasiswa tampak antusias mengikuti diskusi, terutama dalam menyikapi dilema etis pencalonan eks narapidana korupsi serta pentingnya edukasi publik dalam mencegah politik transaksional. Dalam sesi tersebut juga dibahas peran Sentra Gakkumdu yang terdiri dari unsur Bawaslu, kejaksaan, dan kepolisian dalam penegakan hukum pemilu.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan buku oleh pihak Bawaslu kepada dosen dan mahasiswa yang aktif dalam diskusi.

Dosen pengampu, Nisaul Fadillah, mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas keterbukaan dan sambutan hangat dari kedua lembaga pemilu tersebut. Ia berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara kampus dan lembaga penyelenggara pemilu di Provinsi Jambi, baik dalam bentuk magang, penelitian, maupun kegiatan edukasi politik lainnya.

Kedua kuliah lapangan ini membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis mengenai bagaimana pemilu dijalankan dan diawasi secara langsung oleh lembaga-lembaga negara, sebagai bagian penting dari demokrasi di Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899